Pemotretan dengan kamera HP

Satu hal yang paling sering dan juga kadang paling seru dibahas dalam fotografi adalah dengan kamera apa kita memotret. Beberapa orang sangat peduli dengan jenis dan kelas kamera (yang tentunya juga harga kameranya) yang digunakan, tipe fotografer begini biasanya gak peduli hasil motretnya, yang penting terlihat keren bawa kamera dan terkesan profesional… eits, jangan komplain dulu kalau gak mau dituduh masuk golongan yang ini hehehe….

Foto ini saya ambil menggunakan kamera Handphone Axioo Gea, sekitar tahúr 2012 disaat istirahat dalam sebuah sesi pemotretan Fashion Bikini , untuk lighting menggunakan satu reflektor disisi kanan model.

Beberapa lainnya malah gak peduli dengan jenis kameranya, yang penting hasilnya bagus dan bisa memaksimalkan kamera apa yang dia miliki untuk memotret. Fotografer yang begini biasanya akan berusaha menambah skill nya dalam memotret jika melihat ada foto yang sangat bagus, dan bukannya menyalahkan kameranya yang kurang mahal makanya gak bisa membuat sebuah karya foto yang bagus. Ada yang merasa masuk ke golongan yang kedua ini ?

Yah, jika diibaratkan dengan masakan, jika kita menemukan masakan yang enak, yang ditanya pasti siapa yang masak dan bagaimana resepnya, bukan tanya merk kompornya kan ? hehehe… nah, sama halnya dengan fotografi, jikaa kita nemu foto yang bagus pasti kita penasaran sama siapa fotografernya dan apa tekniknya, harusnya. bukan nanya merk kameranya 🙂

Mi Ayam Bakso, foto ini diambil menggunakan kamera Handphone Asus Zenfone5, menggunakan menu “Deep of Field” yang membuat bukaan diagfragma kamera menjadi besar sehingga efek blur di latak belakang bisa menjadi seperti ini

Selain itu saya juga pernah lihat beberapa buku fotografi yang ada di toko buku, yang membahas mengenai Phoneografi, alias fotografi menggunakan HandPhone alias hape.  Wah, ternyata ada juga yang membahas hal ini secara serius dan detail. So, ayo jangan malu untuk menjadikan kamera Hape sebagai salah satu kamera yang serius dengan hasil yang bagus.

Nah, bagi yang udah mempunyai Hape dengan kamera yang bagus… ayo jangan disiasiakan kesempatan untuk belajar memotret secara lebih serius tanpa harus mengeluarkan budget lebih untuk beli kamera mahal. Karena kamera hape menunya auto semua, akan memudahkan memotret tanpa pusing memikirkan pengaturan atau setting kamera. Walau beberapa kamera hape juga menyediakan settingan untuk ISO dan lain sebagainya, menu auto adalah yang paling saya rekomendasikan.

Berikut beberapa contohnya foto foto yang semuanya saya ambil menggunakan kamera Handphone dan hasilnya saya lakukan post processing menggunakan Lightroom dan Photoshop, sama dengan perlakuan hasil pemotretan menggunakan kamera DSLR.

Dari beberapa contoh diatas, kita bisa lakukan pemotretan dengan kamera Handphone ini untuk beberapa genre foto, seperti Landscape, memotret benda benda yang ada disekitar rumah; seperti bunga atau kucing, atau street photography.

Untuk memotret dengan HP ini, ada hal yang harus diperhatikan yang berkaitan dengan HP itu sendiri, yaitu :

Kenali Spesifikasi kamera HP nya.

Salah satu point penting lainnya adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan kamera Hp kita. Apa brand dan platform hp yang digunakan, apakah itu iPhone, Android, atau Windows Phone? Juga perlu diketahui juga bagaimana spek kameranya? Jenis lensa yang digunakan beserta berapa aperture atau bukaannya? ISO-nya bagaimana? Dan juga dari beberapa percobaan kita juga bisa mengetahui apakah HP tersebut lebih bagus untuk memotret di siang hari atau pada malam hari? Nah dari situ kita tinggal dimanfaatkan Handphonenya agar tidak dipakai hanya buat selfie saja ya 🙂

Jangan gunakan zoom pada kamera HP.

Zoom pada kamera HP adalah Digital Zoom, ini beda dengan Zoom pada lensa kamera DSLR atau Mirrorless dimana saat zoom diputar, maka pembesaraan dihasilkan oleh lensa, in disebut juga dengan Optical Zoom.

Jadi jika ingin melakukan zooming, mendekatlah ke objek. Jangan gunakan zoom pada layar kamera HP tersebut.

Perhatikan Komposisi.

Sama seperti memotret menggunakan kamera lainnya, selain hal teknis, masalah komposisi dan sudut pengambilan foto adalah yang utama. Untuk pembahasan mengenai komposisi bisa dibaca lebih lanjut di tulisan saya mengenai komposisi dengan judul Rule Of Third – Komposisi dasar untuk pemotretan, sedangkan untuk sudut pengambilan, cara terbaik untuk belajar dan melatihnya adalah dengan banyak memotret menggunakan aturan komposisi tadi.

Selamat memotret.

Salam,

Purnawan Hadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *